Hukum Islam


Hukum Islam
Hukum Islam, dasar utama menjadi muslim.

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakaatuh
Bismillaahirrahmaanirrahiim

www.materipelajaranaswaja.com-Syarat utama manusia menjadi seorang muslim adalah mengucapkan dua kalimat syahadat. Setelah menjadi muslim, kemudian melakukan kewajiban sebagai muslim yaitu menjalankan kewajiban dan menjauhi larangan Allah SWT.

A. HUKUM ISLAM

Setelah kalian membaca materi dibawah ini, silahkan klik absen berikut ini.


      
      1.Mukallaf 

      
      Orang Mukallaf ialah orang muslim yang dikenai kewajiban atau perintah dan menjauhi larangan agama, karena telah dewasa dan berakal {akil baligh) serta telah mendengar seruan agama.

2.Hukum-hukum Islam.

Hukum Islam yang biasa juga disebut hukum syara' terbagi, menjadi lima : 


a. Wajib


yaitu suatu perkara yang apabila dikerjakan mendapat pahala dan jika ditinggalkan mendapat dosa. 

Wajib atau fardlu itu dibagi menjadi dua bagian :

1. Wajib ‘ain ; yaitu yang mesti dikerjakan oleh setiap orang yang mukallaf sendiri, seperti shalat yang lima waktu, puasa dan sebagainya.

2. Wajib kifayah ; yaitu suatu kewajiban yang telah dianggap cukup apabila telah dikerjakan oleh sebagian dari orang orang mukallaf. Dan berdosalah seluruhnya jika tidak seorangpun dari mereka mengerjakannya, seperti menyembahyangkan mayit dan menguburkannya.

b. Sunnat ; yaitu suatu perkara yang apabila dikerjakan mendapat pahala dan apabila ditinggalkan tidak berdosa. Sunnat dibagi menjadi dua :
    
1). Sunnat mu'akkad ; yaitu sunnat yang sangat dianjurkan mengerjakannya seperti shalat tarawih, shalat dua hari raya fithri dan adl-adha sebagainya.
    
2). Sunnat ghairu mua'kkad; yaitu sunnat biasa.

c. Haram; yaitu suatu perkara yang apabila ditinggalkan mendapat pahala dan jika dikerjakan mendapat dosa, seperti minum-minuman keras, berdusta, mendurhakai orang tua dan sebagainya.

d. Makruh; yaitu suatu perkara yang apabila dikerjakan tidak berdosa, dan apabila ditinggalkan mendapat pahala, seperti makan petai dan berambang mentah dan sebagainya.

e. Mubah; yaitu suatu perkara yang apabila dikerjakan tidak mendapat pahala dan berdosa, dan jika ditinggalkan juga tidak berdosa dan tidak mendapat pahala. Jelasnya boleh saja dikerjakan dan boleh ditinggalkan.



3. SYARAT DAN RUKUN.

a. Syarat
Syarat ialah suatu yang harus ditepati sebelum mengerjakan sesuatu. Kalau syarat -syarat sesuatu tidak sempurna, maka pekerjaan itu tidak sah.

b. Rukun
Rukun ialah sesuatu yang harus dikerjakan dalam memulai suatu pekerjaan, rukun di sini berarti bagian yang pokok seperti membaca fatihah dalam shalat merupakan pokok bagian shalat. Tegasnya shalat tanpa fatihah tidak sah. Jadi shalat dengan fatihah tidak dapat dipisah pisahkan.

c. Sah;
Sah artinya cukup syarat rukunnya dan betul.

d. Batal;
Batal artinya tidak cukup syarat rukunnya, atau tidak betull. Jadi apabila sesuatu pekerjaan atau perkara yang tidak memenuhi syarat rukunnya berarti perkara itu tidak sah, atau dianggap balai.



B. RUKUN ISLAM

Rukun Islam ada lima yaitu :

1.  Mengucapkan dua kalimat syahadat; artinya mengaku tidak ada Tuhan yang wajib disembah, melainkan Allah, dan mengakui bahwa Nabi Muhammad saw adalah Utusan Allah.
2. Mengerjakan shalat lima waktu sehari semalam.
3. Mengeluarkan zakat.
4. Berpuasa dalam bulan Ramadlan.
5. Menunaikan ibadat haji bagi yang mampu.

Dua kalimat Syahadat

Dua kalimat syahadat ialah: "Dua perkataan pengakuan yang diucapkan dengan lisan dan dibenarkan oleh hati untuk menjadikan diri orang Islam. lafazh kalimat syahadat ialah :


"ASYHADU AN LAA ILAAHA ILLALLAH, WA—ASYHADU ANNA MUHAMMADAR RASUULULLAH".

Artinya : "Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan melainkan Allah. Dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah utusan Allah".

        Jika seorang yang bukan Islam membaca dua kalimat syahadat dengan sungguh-sungguh, yakni membenarkan dengan hati apa yang ia ucapkan, serta mengerti apa yang diucapkan, maka masuklah ia ke dalam agama Islam, dan wajiblah ia mengerjakan rukun yang lima. dua kalimat syahadat masing-masing ialah :

Syahadat Tauhid = artinya menyaksikan ke Esaan Allah.
Syahadat Rasul = artinya menyaksikan dan mengakui ke Rasulan Nabi Muhammad Saw.

Bagi orang yang akan memasuki agama Islam, dua kalimat syahadat ini harus diucapkan bersama-sama (berturut-turut) tidak boleh dipisah-pisahkan.




Keterangan:
        
        Orang-orang yang hendak menjadi muslim/mukmin, mula pertama ia harus mengucapkan dua kalimat syahadat dengan faham maknanya. Orang yang tidak dapat mengucapkan dengan lisan karena bisu atau uzur lainnya, atau karena ajal telah mendahuluinya padahal hatinya sudah beriman, mereka itu mukmin di hadapan Allah dan akan selamat kelak di hari kemudian. Tetapi orang yang tidak mau mengucapkannya, maka mereka tetap dihukum kafir. Adapun arti Islam ialah tunduk menyerahkan diri kepada, Allah dengan ikhlash.

        Iman dan Islam satu sama lain tidak dipisah-pisahkan dan sukar pula untuk diperbedakan, karena seseorang tidak akan dapat dikatakan mu'min jika ia tidak menyerahkan diri dan menjunjung tinggi apa yang telah disampaikan oleh Rasulullah, saw, begitu juga ia tidak akan menyerahkan diri dan menjunjung tinggi jika ia tidak beriman. Karena itu setiap mu'min tentu muslim dan setiap muslim tentu mu'min. Agar lebih jelas tentang arti iman dan Islam, maka dapat disimpulkan sbb, : "Mengikrarkan dengan lidah tentang adanya Allah SWT, dan hatinya membenarkan apa yang diikrarkan oleh lidah, kemudian anggotanya melaksanakan perintah-perintah Allah dan menjauhi larangan-laranganNya".

Sekian materi tentang hukum Islam


Wallahu a'lam bish-shawabi
Wassalamu'alaikum Warahmatullaahi Wabarakatuh

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Hukum Islam"

Posting Komentar

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Latest Posts

Cari Blog Ini

Ads 970x90

Paling Dilihat