LP Maarif NU

 LEMBAGA PENDIDIKAN MA'ARIF NU


Assalamu'alaikum Warahmatullaahi Wabarakaatuh

Bismillaahirrahmaanirrahim

LEMBAGA PENDIDIKAN MA'ARIF NAHDLATUL ULAMA

Untuk bisa mengabdi kepada bangsa dan umat, setidaknya ada empat jalur yang harus diperkuat NU yaitu

  1. Jalur dakwah untuk penguatan akidah Nahdliyah, fikrah (kerangka berfikir) Nahdliyah dan amaliyah Nahdliyah.
  2. Memperkuat jalur pendidikan
  3. Pelayanan kesehatan dan pelayanan publik
  4. Ekonomi sektor keuangan riil, budidaya maupun jasa

Diantara jalur keempat jalut tersebut, menurut Ra’is Am PBNU KH. Ma’rif Amin yang harus ditekankan adalah pendidikan dilingkungan NU sebagai hal yang sangat strategis untuk lebih diperkuat. Beliau menyebut LP Ma’arif adalah salah satu lembaga yang bertugas untuk menjalankan hal tersebut.

Secara bahasa ma’arif adalah serapan dari bahasa Arab, yang berakar dari kata arafa, kemudian dari kata tersebut membentuk kata ma’rifah, jamaknya adalah ma’arif, artinya adalah pengetahuan. Dari makna dasar tersebut menggambarkan kearah keilmuan dan pendidikan. Berikutnya, wadah didalam satuan-satuan pendidikan di bawah asuhan Nahdlatul Ulama disebut sebagai Lembaga Pendidikan Ma’arif NU.

Lembaga Pendidikan Ma'arif Nahdlatul Ulama (PP LP Ma'arif NU) merupakan salah satu aparat departementasi di lingkungan organisasi Nahdlatul Ulama (NU). Didirikannya lembaga ini di NU bertujuan untuk mewujudkan cita-cita pendidikan N, yang ada di tingkat Pengurus Besar, Pengurus Wilayah, Pengurus Cabang, dan Pengurus Majelis Wakil Cabang. Bagi NU, pendidikan menjadi pilar utama yang harus ditegakkan demi mewujudkan masyarakat yang mandiri. Gagasan dan gerakan pendidikan ini telah dimulai sejak perintisan pendirian NU di Indonesia. Dimulai dari gerakan ekonomi kerakyatan melalui Nadlatut Tujjar (1918), disusul dengan Tashwirul Afkar (1922) sebagai gerakan keilmuan dan kebudayaan, hingga Nahdlatul Wathan (1924) yang merupakan gerakan politik di bidang pendidikan, maka ditemukanlah tiga pilar penting bagi Nadhlatul Ulama yang berdiri pada tanggal 31 Januari 1926 M/16 Rajab 1334 H, yaitu:

(1) wawasan ekonomi kerakyatan;

(2) wawasan keilmuan, sosial, budaya; dan

(3) wawasan kebangsaan.

Untuk merealisasikan pilar-pilar tersebut ke dalam kehidupan bangsa Indonesia, NU secara aktif melibatkan diri dalam gerakan-gerakan sosial-keagamaan untuk memberdayakan umat. Di sini dirasakan pentingnya membuat lini organisasi yang efektif dan mampu merepresentasikan cita-cita NU; dan lahirlah lembaga-lembaga dan lajnah: seperti Lembaga Dakwah, Lembaga Pendidikan Ma'arif, Lembaga Sosial Mabarrot, Lembaga Pengembangan Pertanian, dan lain sebagainya--, yang berfungsi menjalankan program-program NU di semua lini dan sendi kehidupan masyarakat. Gerakan pemberdayaan umat di bidang pendidikan yang sejak semula menjadi perhatian para ulama pendiri ( the founding fathers ) NU kemudian dijalankan melalui lembaga yang bernama Lembaga Pendidikan Ma'arif Nahdlatul Ulama (LP Ma'arif NU). Lembaga ini bersama-sama dengan jam'iyah NU secara keseluruhan melakukan strategi-strategi yang dianggap mampu mengcover program-program pendidikan yang dicita-citakan NU. LP Ma’arif merupakan bagian dari 14 lembaga yang dimiliki NU (muktamar NU ke-33 di Jombang 2015).

LP Ma'arif NU dalam perjalannya secara aktif melibatkan diri dalam proses-proses pengembangan pendidikan di Indonesia. Secara institusional, LP Ma'arif NU juga mendirikan satuan-satuan pendidikan berupa sekolah dan madrasah, mulai tingkat dasar, menengah, hingga perguruan tinggi. Hingga saat ini tercatat tidak kurang dari 6000 lembaga pendidikan yang tersebar di seluruh pelosok tanah air bernaung di bawahnya, mulai dari TK/RA, SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK/MA, hingga beberapa perguruan tinggi.

Berikut adalah para ketua LP Ma’arif dari masa ke masa :

  1. KH A Wachid Hasyim (1938)
  2. Dr KH Idham Chalid (1950)
  3. KH Abdul Aziz Diyar (1955)
  4. KH Zaini Miftah (1971)
  5. Drs. Marji’in Syam
  6. Drs. Musa Abdillah (1985)
  7. Ghofar Rahman, SH (1994)
  8. Nadjid Muchtar (1999-2007)
  9. KH Z Arifin Zunaidi (2010-2015 dan 2015-2020)

Tujuan adanya Lembaga Pendidikan Ma’arif NU sebagai berikut :

  1. Terwujudnya generasi bangsa yang bertaqwa kepada Allah SWT, berilmu, beramal,  cakap dan tanggung jawab serta berguna bagi agama, nusa dan bangsa.
  2. Terwujudnya generasi Islam yang berhaluan Ahlussunnah wal Jama’ah An –Nahsliyah, tercemin dalam sikap ramah, bijaksana, moderat, toleran, adil dan rahmat bagi semesta alam.
  3. Terwujudnya generasi bangsa yang berakhlak mulia, kompeten, berdedikasi tinggi, unggul, kreatif, inovatif dan relijius.
  4. Tercapainya generasi umat dang bangsa yang berwawasan kebangsaan, setia kepada Pancasila, Bhineka Tunggal Ika, NKRI dan UUD 1945
  5. Tercapainya cita-cita dan tujuan jami’iyah Nahdlatul Ulama dalam bidang pendidikan
  6. Mencerdaskan anak bangsa yang mampu bersaing di era global
  7. Meringankan beban orang tua yang kurang mampu dalam biaya pendidikan
  8. Membantu peserta didik yang tidak mampu, kurang beruntung, putus sekolah, dan berprestasi akan tetapi tidak bisa melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi
  9. Menghasilkan out put yang siap bersaing dan siap membuka lapangan pekerjaan.

 

Hikmah yang bisa kita petik setelah mempelajari dan memahami LP Ma’arif NU adalah sebagai berikut :

  1. Harus selalu konsisten dalam berbuat kebaikan dan manfaat
  2. Memberikan motifasi untuk selalu giat belajar dan beramal baik
  3. Memiliki sopan santun, berbudaya, berwawasan global dan ramah lingkungan
  4. Tergerak untuk selalu bersikap toleran terhadap segala macam perbedaan
  5. Bersikap moderat dalam menghadapi segala macam persoalan
  6. Memiliki keyakinan dan harapan yang kuat dalam menghadapi masa depan yang unggul dan berkualitas
  7. Gemar belajar, membaca, menulis dan berkarya
  8. Unggul, berprestasi, kreatif dan inovatif
  9. Setia menjaga dan mempertahankan pilar-pilar kebangsaan, Pancasila, Bhineka Tunggakl Ika, NKRI dan UUD 1945

 

Soalan materi LP Ma’arif NU

  1. Jelaskan pengertian Ma’arif!
  2. Jelaskan pengertian LP Ma’arif NU!
  3. Dalam perkembangan organisasi dan masyarakat, maka NU perlu memperkuat empat jalur agar mampu mengabdi kepada bangsa dan umat dengan baik. Jelaskan empat jalur tersebut!
  4. Sebutkan lima tujuan didirikannya LP Ma’arif NU!
  5. Sebutkan hikmah mempelajari dan memahami LP Ma’arif NU!

Test Formatif

Pilihlah jawaban yang paling benar dari pertanyaan berikut ini!

  1. Berikut ini yang bukan merupakan makna dari ma’arif adalah ….

a.       Pengetahuan

b.      Penjualan

c.       Pelayanan

d.      Amaliyah

e.       Akidah

  1. “Diantara jalur keempat jalut tersebut, menurut Ra’is Am PBNU KH. Ma’rif Amin (2015-2018) yang harus ditekankan adalah pendidikan dilingkungan NU sebagai hal yang sangat strategis untuk lebih diperkuat. Beliau menyebut LP Ma’arif adalah salah satu lembaga yang bertugas untuk menjalankan hal tersebut.” KH. Ma’rif Amin adalah wakil presiden RI ke-13 tahun ….

a.       2019

b.      2018

c.       2017

d.      2016

e.       2015

  1. Kepanjangan dari LP Ma’arif NU adalah ….

a.       Lembaga Pendidikan Ma’arif Nahdlatul Ulama

b.      Lembaga Persatuan Ma’arif Nahdlatul Ulama

c.       Lembaga Perserikatan Ma’arif Nahdlatul Ulama

d.      Lajnah Pendidikan Ma’arif Nahdlatul Ulama

e.       Lajnah Persatuan Ma’arif Nahdlatul Ulama

  1. Berapakah jumlah lembaga pasca Muktamar NU ke-33 di Jobang tahun 2015 ….

a.       14 lembaga

b.      15 lembaga

c.       16 lembaga

d.      17 lembaga

e.       18 lembaga

  1. Siapakah ketua LP Ma’arif Nahdlatul Ulama yang pertama kali ….

a.       KH A Wachid Hasyim

b.      KH. Ma’ruf Amin

c.       Ghofar Rahman, SH

d.      Nadjid Muchtar

e.       KH Z Arifin Zunaidi

  1. Berikut ini yang bukan merupakan tujuan didirikannya LP Ma’arif NU adalah ….

a.       Terwujudnya generasi bangsa yang bertaqwa kepada Allah SWT, berilmu, beramal,  cakap dan tanggung jawab serta berguna bagi agama, nusa dan bangsa.

b.      Terwujudnya generasi Islam yang berhaluan Ahlussunnah wal Jama’ah An –Nahsliyah, tercemin dalam sikap ramah, bijaksana, moderat, toleran, adil dan rahmat bagi semesta alam.

c.       Terwujudnya generasi bangsa yang berakhlak mulia, kompeten, berdedikasi tinggi, unggul, kreatif, inovatif dan relijius.

d.      Tercapainya generasi umat dang bangsa yang berwawasan kebangsaan, setia kepada Pancasila, Bhineka Tunggal Ika, NKRI dan UUD 1945

e.       Tercapainya ekonomi kemasyarakatan yang adil dan makmur

  1. Berikut ini yang bukan merupakan hikmah mempelajari LP Ma’arif NU adalah ….

a.       Harus selalu konsisten dalam berbuat kebaikan dan manfaat

b.      Memberikan motifasi untuk selalu giat belajar dan beramal baik

c.       Memiliki sopan santun, berbudaya, berwawasan global dan ramah lingkungan

d.      Tergerak untuk selalu bersikap toleran terhadap segala macam perbedaan

e.       Bersikap acuh terhadap perkembangan LP Ma’arif NU

  1. Mencerdaskan anak bangsa yang mampu bersaing di era global dan menghasilkan out put yang siap bersaing serta siap membuka lapangan pekerjaan adalah merupakan tujuan didirikannya LP Ma’rif NU. Maka sikap kita terhadap teman kita yang berprestasi adalah ….

a.       Menyontek pekerjaannya setiap kali ujian

b.      Memintanya untuk mengerjakan tugas dari guru

c.       Belajar bersama dengannya

d.      Mengucilkannya karena dia terlalu pintar

e.       Selalu menyuruhnya ketika ada tugas dari sekolahan

  1. Salah satu hikmah mempelajari LP Ma’arif NU adalah setia menjaga dan mempertahankan pilar-pilar kebangsaan, Pancasila, Bhineka Tunggakl Ika, NKRI dan UUD 1945. Maka sebagai siswa yang baik, sikap kita adalah ….

a.       Tidak mau menghormati bendera merah putih

b.      Tidak mau mengucapkan Pancasila

c.       Tidak ikut upacara bendera pada hari Senin dan hari Nasional

d.      Tidak menggunakan Helm ketika naik sepeda motor

e.       Tidak datang terlambat masuk sekolah

  1. Tercapainya cita-cita dan tujuan jami’iyah Nahdlatul Ulama dalam bidang pendidikan, Mencerdaskan anak bangsa yang mampu bersaing di era global, Meringankan beban orang tua yang kurang mampu dalam biaya pendidikan, Membantu peserta didik yang tidak mampu, kurang beruntung, putus sekolah, dan berprestasi akan tetapi tidak bisa melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi, Menghasilkan out put yang siap bersaing dan siap membuka lapangan pekerjaan adalah merupakan ….

a.       Tujuan didirikannya LP Ma’arif

b.      Hikmah mempelajari LP Ma’arif

c.       Kendala mengelola LP Ma’arif

d.      Cara belajar yang baik dan benar

e.       Kelemahan LP Ma’arif


Wassalamu'alaikum Warahmatullaahi Wabarakaatuh

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "LP Maarif NU"

Posting Komentar

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Latest Posts

Cari Blog Ini

Ads 970x90

Paling Dilihat